Beberapa Pendekatan Deskripsi

Beberapa Pendekatan Deskripsi . Ada beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam karangan jenis deskripsi, yakni pendekatan ekspositoris, impresionistik, dan pendekatan menurut sikap pengarang. Pendekatan-pendekatan itu digunakan untuk membantu memperjelas daya bayang dalam jenis karangan deskripsi. Seperti diketahui, jenis karangan tertentu digunakan pada jenis karangan lain sebagai alat bantu dari jenis karangan yang mendominasi karangan. Kalau dikaji, sebuah karangan mempunyai unsur-unsur jenis karangan lain. Untuk menentukan  jenis karangannya, kita harus meninjau unsur jenis karangan yang paling dominan. Jika unsur deskripsi yang paling banyak, berarti karangan tersebut  berjenis deskripsi.
Pendekatan Ekspositoris.
Pendekatan ekspositoris dalam deskripsi maksudnya karangan deskripsi menggunakan unsur karangan eksposisi. Maksudnya, untuk membantu memperjelas apa yang dideskripsikan, dilakukan dengan cara mengurai, mengupas, dan menerangkan apa yang dideskripsikan. Karangan eksposisi adalah  karangan yang memberitahukan, mengurai, mengupas, dan menerangkan suatu obyek (Jauhari Heri, 2013 : 47).
Pendekatan Impresionistik
Impresionistik berasal dari bahasa Inggris impression yang artinya kesan. Dalam karangan jenis deskripsi yang menggunakan pendekatan impresionistik,  pengarang menentukan kesan apa yang akan ditonjolkan pada sebuah obyek. Kalau obyeknya sebuah keluarga, apakah akan menonjolkan kesan positifnya atau negatifnya. Kalau kesan positifnya yang ditonjolkan, apakah itu keramahannya, kerukunannya, keharmonisannya, kebersihannya, atau kerapian rumahnya.
Sebaiknya, kalau kesan negatifnya yang ditonjolkan, apakah yang akan ditonjolkan itu kekacauan dalam rumah tangga, kecerewetan  seorang ibu, kebisingan tangisan anak kecil, pertengkaran antara anggota keluarga, tempatnya yang berantakan, kotor dan seterusnya. Kesan-kesan itu harus diurutkan secara kronologis, mana yang pantas pertama dipaparkan, mana yang kedua, ketiga dan seterusnya. Kalau obyeknya manusia, kita akan menonjolkan keadaan fisiknya atau perilakunya; atau apa yang paling mengesankan dari orang itu. Dengan demikian, akan semakin kuat daya bayang pembaca terhadap obyek yang disajikan dalam bacaannya (Jauhari Heri, 2013 : 47-48).
Pendekatan Berdasarkan Sikap Pembaca
Sikap dalam penciptaan sering dibicarakan. Dalam puisi, misalnya, ada sikap pengarang terhadap pokok permasalahan atau obyek yang disebut rasa; dan ada sikap penulis terhadap pembacanya yang disebut nada. Sikap-sikap itu adalah marah, benci, sinis, sayang, atau acuh. Tetapi yang dimaksud sikap penulis dalam karangan jenis deskripsi adalah keinginan penulis terhadap pembacanya. Misalnya penulis ingin si pembaca merasa tidak puas terhadap suatu tindakan atau merasakan persoalan yang sedang terjadi sebagai masalah yang gawat.
Pengarang harus menetapkan sikap yang akan diterapkan sebelum mulai menulis. Semua detail dipusatkan untuk menunjang efek yang ingin dihasilkan. Perincian yang tidak ada kaitannya dan menimbulkan keraguan kepada pembaca harus disingkirkan. Penulis dapat memilih misalnya salah satu sikap, seperti masa bodoh, bersungguh-sungguh, cermat, sikap seenaknya, atau sikap yang ironis (Keraf dalam Suparno dkk. 2007 : 4.13).
Artikel ini lanjutan dari Karangan Deskripsi.
Sumber Pustaka : Jauhari, Heri.(2013). Terampil Mengarang. Bandung : Nuansa Cendekia (hal. 47-48).

Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan

Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan - Manfaat Lidah Buaya ternyata sangatlah banyak sekali bagi kesehatan kita, Nah disini kami akan memberikan info tentang berbagai Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan, mari kita simak apa sajakah Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan kita?

Vitamin yang terdapat di lidah buaya ternyata banyak juga, banyak yang tidak kita perkirakan, Kandungan nilai gizi manfaat lidah buaya sangat berkhasiat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan karena kandungan kadar air, karbohidrat, kalori, lemak, protein, vitamin A, vitamin C, thiamin, riboflavin, niasin, kalsium, zat besi, mineral, polisakarida, enzim, asam amino, magnesium, potasium, sodium, zinc, kromium, amylase, catalase, cellulose, carboxy peptidase, carboxy helolase, brandy kinase, arginine, asparagin, asparatic acid, analine, serine, valine, glutamat, threonine, glycine, lycine, yrozine, proline, histidine, leucine dan isoliucine pada tumbuhan lidah buaya.

Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan

  • Manfaat lidah buaya dapat mengatasi radang kulit
  • Lidah buaya dapat di manfaat untuk perawatan kulit
  • Lidah buaya dapat digunakan untuk mencerahkan wajah
  • Lidah buaya dapat digunakan untuk menghilangkang jerawat
  • Kandungan lidah buaya dapat menyembuhkan ruam pada kulit
  • Kandungan lidah buaya dapat mengatasi ketombe pada rambut
  • Kandungan lidah buaya dapat mempermudah kerja usus
  • Lidah buaya dapat digunakan untuk obat penyakit diabetes
  • Antioksidan lidah buaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh
  • Kandunagn jely lidah buaya dapat memperbaiki luka bakar
  • Llidah buaya dapat menyembuhkan kulit yang terbakar matahari
  • Jus lidah buaya dapat dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan
  • Lidah buaya dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan mulut
  • Kandungan vitamin dan mineral lidah buaya dapat melawan racun
  • Kandungan lidah buaya membantu untuk melancarkan pencernaa
Demikianlah Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan , semoga info ini dapat bermafaat bagi anda yang meman gsedang mencari berbagai Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan. Sekian dan Terima Kasih.

Salam,
Kita Sehat

Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan

Pengertian Buku Daras

Pengertian Buku Daras . Banyak orang belum paham tentang buku daras. Secara etimologi, kata daras berasal dari kata bahasa Arab dars yang artinya pelajaran. Kita sering mendengar kata dars awal atau dars tsani yang artinya pelajaran pertama atau pelajaran kedua, yang lebih terkenal dengan bab atau bagian. Bab atau bagian itu merupakan satu pokok bahasan dalam suatu pelajaran. Dengan demikian, yang dimaksud buku daras di sini ialah buku-buku selain karya sastra, buku populer, biografi, terbitan pemerintah, dan lain-lain, tetapi buku pelajaran yang bisa dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Buku-buku tersebut biasa ditulis sesuai kurikulum, silabus, dan satuan acara perkuliahan.
Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam membuat buku daras. Pertama, menentukan tujuan; kedua, membuat silabus; ketiga, membuat kerangka karangan; keempat, mengumpulkan bahan tulisan; kelima, menulis; keenam, merevisi; ketujuh, mengedit; kedelapan, membuat dami atau draf; dan kesembilan, mengajukan ke penerbit. Untuk tahapan menulis dapat dibaca di sini.
Sumber : Jauhari, Hari.(2013). Terampil Mengarang. Bandung : Nuansa Cendekia (hal. 170).

Hal-hal yang Harus Dikuasai dalam Menulis Buku Daras

Hal-hal yang Harus Dikuasai dalam Menulis Buku Daras . Menulis buku tidak sama dengan menulis makalah atau artikel. Menulis buku memerlukan ketekunan, kesabaran, dan keyakinan. Mengapa demikian? Karena menulis sebuah buku tidak akan selesai dalam satu atau dua malam seperti makalah dan artikel, tetapi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Di sinilah ketekunan dan kesabaran serta keyakinan kita diuji. Kalau kita tekun, setiap ada waktu luang kita gunakan untuk menulis dan jangan cepat bosan dengan menulis.
Sebaliknya, kalau kita tidak tekun, tulisan yang sudah dirancang sedemikian rupa bisa terbengkalai, kemudian disambung dengan rasa bosan, akhirnya tidak selesai. Selain harus tekun, juga harus sabar karena menulis buku memerlukan waktu yang panjang. Selanjutnya, dengan keyakinan yang tinggi bahwa tulisan kita pasti selesai bahkan pasti terbit, motivasi untuk terus memacu agar tulisan cepat selesai pasti terbangun.
Menulis buku daras dapat menggunakan pola deduktif dan induktif. Pola deduktif adalah suatu cara berpikir dari umum ke khusus. Dalam penulisan buku daras dengan pola deduktif, suatu pokok bahasan dapat dimulai dari hal yang bersifat umum seperti pengertian pokok bahasan tersebut, kemudian uraian atau penjelasan, dan apabila menyangkut keterampilan, sampai pada cara-caranya atau langkah-langkahnya. Umumnya pola induktif, dari khusus ke umum, dipakai dalam penulisan buku daras. Buku daras umumnya disusun mulai dari contoh, peristiwa, cara, langkah-langkah, kemudian uraian dan simpulan mengacu pada asumsi dan pendapat tentang sesuatu. Simpulan ini merupakan pengertian atau batasan dari uraian sebelumnya. Karena itu, memiliki kebebasan untuk membuat batasan atau pengertian sendiri berdasarkan uraian itu.
Beberapa hal yang harus dikuasai dalam penulisan buku daras, yaitu:
  1. Menguasai materi 
  2. Terampil menggunakan kalimat efektif 
  3. Terampil menggunakan tanda baca 
  4. Berpedoman pada Kerangka Karangan 
  5. Terampil mengutip
Untuk pengertian Buku Daras, dapat dibaca di sini.
Sumber : Jauhari, Hari.(2013). Terampil Mengarang. Bandung : Nuansa Cendekia (hal. 177-179)

Dibuang Sayang


Catatan : Tak terhitung berapa orang yang sudah mengunggah cerita ini di dunia maya. Saya tak perduli. Saya hanya ingin menepati janji saya terhadap anaku sendiri yang baru duduk di kelas 1 SD. Ini rumahku, jadi terserah saya mau dibuat apa pun syah-syah saja, heheh...! Tepatnya, dibuat tempat curhat juga gitulah. Cerita Si Pitung di bawah ini adalah hasil ketikan anak saya yang duduk di kelas 1 SD. Dia baru pertama kali belajar ngetik di leptop. Dia sendiri, minta mau belajar ngetik sambil membawa buku kumpulan cerita nusantara. Dan minta juga agar dimuat di blog ini. Sangat sayang sekali apabila file itu saya buang begitu saja, sementara dia ngetik waktunya lebih dari seminggu. Maka dari itu, judulnya saya ganti �Dibuang Sayang�. Tanpa pengeditan sedikit pun.
Dibuang Sayang . Rakyat betawi sedang resah karena kompeni semakin semena-mena terhadap rakyat.kompeni suka memaksa penduduk untuk menjual tanahnya pada mereka.tetapi rakyat tidak mau memberikannya,harga yang kompeni tawarkan sangat murah.tetapi belanda sukka main paksa. Kalau rakyat tidak  mau menjualnya, maka mereka akan memintanya dengan paksa .opas, serdadu kompeni, dan centeng akan turun tangan.kalian tahu centeng, bukan? orang-orang seluruhan yang akan menakut-nakuti rakyat agar mereka mau melepaskan tanahnya.mereka adalah orang-orang yang menyeramkan, yang akan membuat rakyat menyerahkan tanahnya, apapun caranya; yang pasti bukan  cara-cara yang baik dan benar.
Si Pitung
 
Selain itu kompeni juga memungut pajak yang sangt tinggi pada para rakyat yang sudahg menderita itu.kalin tahu pajak? Uang yang ditarik pemerintah atas kepemilikan suatu barang, itulah pajak. Semua dipajak oleh kompeni, bahkan mau menyeberang jembatan pun harus membayar pajak.
Rakyat sangat resah dengan semua kesewenang-wenangan itu. Dalam keadaan seperti itu si pitung lahir.si pitung anak yang baik dan berbakti pada ayah dan ibunya, pak miun dan bu pinah. Dia tidak pernah membantah sedikit pun pada mereka. Apa pun kata orang tuanya selalu dia dengarkan dengan baik-baik dan dipatuhinya.
Si pitung juga orang yanga lim. Dia tekun blajar mengaji. Pada haji naipin dia belajar mengaji. Selain belarjar mengaji pada haji naipin, si pitung punjuga belajar ilmu lainnya. Ilmu silat dan kesaktian ! maka si pitung pun menjadi orang yang pintar mengaji sakti yang memiliki aji panca sona yang tak akan membuatnya mati selama masih menyentuh tanah.
Si pitung memiliki dua orang kawan yang sang setia. mereka adalah dji�in dan rais. Seperti si pitung, mereka pun juga rajin mengaji dan pintar bersilat, walau tidak selihai si pitung. Seperti si pitung pula, mereka juga bertubuh kecil tapi tangkas.
Mereka bertiga mejadi tiga serangkai yang tak terpisahkan seperti the thee musketeers yang hebat itu. Keadaan rakyat yang resah dan sengsara karena kompeni dan antek-anteknya telah membuat semangat membela kebenaran si pitung muncul. bersama bersama kedua temannya, si pitung kemudian perjuangan membela rakyat dengan melawan penjajah kompeni. Tidak dengan perang besar seperti pangeran
Dipenegoro yang memiliki ribuan prajurit itu, tetapi dengan gaya si pitung sendiri.
Dia bertekad akan mengambil kembali hak-hak rakyat yang telah diambil oleh kompeni dan antek-anteknya. Kalian tahu bagaimana si pitung mengambil kembali hak-hak rakyat? Mencurinya kembali dan memberikan hasil curinnya itu pada rakyat. Badan yang kecil dan pintar menyelinap membuatnya sangat lihai dalam aksinya, hingga tersiar kabar si pitung memiliki ilmu menghilang. Si pitung beraksiseperti robin hood. Dia mencuri yang kaya dan menindas dan membagikan hasil curiannya pada rakyat.
Rakyat senang dengan sepak terjang si pitung. Mereka memujanya. Mereka kemudian menjulukinya sebagai  jagoan dari rawabelong. Tetapi lain halnya dengan kompeni dan antek-anteknya. Mereka sangat benci dan ketakutan dengan sepak terjang si pitung. Demang meester yang congkak itu kena batunya. Dengan kekuasaanya dia menyuruh para centengnya untuk membawa paksa aisyah kepadanya. Dia ingin memperistri aisyah yang cantik walau telah memiliki berpuluh istri. Aisyah adalah calon istri si pitung. Tentu saja si pitung muka tahu bahwa calon istrinya digelandang oleh para centeng demang meester. Padasaat perkawinan demang meester dan aisyah berlangsung, si pitung beraksi. Para
centeng dihajar si pitung dan kedua rekannya tanpa bisa membalas, begitu pun para opas kompeni yang diundang mengamankan pesta perkawinannya. Silat mereka bertiga bukan tandingan centeng demang meester dan opas kompeni.
Aisyah yang telah bersanding di pelaminan denga demang meester pun berhasil direbut kembali oleh si pitung.
Tidak hanya demang meester saja yang terkena aksi mengerikan si pitung. Para penarik pajak pun tidak merasa aman lagi. Para penarik pajak kompeni sekarang tidak bisa seenaknya lagi menarik pajak, karna rakyat akan mengadu pda si pitung. Para penari pajak pun sekarang semakin kurus karna sumber pendapatnya menipis untuk menyewa centeng-centeng melindungi keselamatan harta mereka. Sementara para tuan tanah yang loba juga menjadi kecut hatinya mendengar nama si pitung. Mereka berlomba-lomba melindungi diri dengan para centeng. Tetapi semua itu bukan halangan berarti bagi si pitung dan kawan-kawan. Para centeng bukanlah tandingan mereka.
Keadaan ini membuat pihak kompeni pusing. Para opas tidak bisa berbuat apapun menghadapi si Pitung. Dia selalu lolos dari kejaran mereka. Jagoan suruhan kompeni pun selalu kalah ilmu bersilat dari si pitung dan kawan-kawan. Rakyat sekarang telah berani melawan kompeni, dan pendapatan pajak sekarang menurun.hal ini tentunya tidak bisa terus dibiarkan.
Pada suatu hari si pitung tertangkap. dalam suatu pengepungan, peluru emas kontrolir scout van heyne berhasil melupuhkannya. Kemudia dipenjarakan di penjara Grogol. Penjaranya sempit dan gelap. Kaki si pitung di rantai, dan rantaynya pun diberi bandul besi yang sangat berat.
Tetapi berkat kesaktiannya, si pitung bisa melarikan diri. Betapa geram kompeni. Mengetahui si pitung meloloskan diri, rakyatpun merasa gembira.
Kompeni merencanakan penangkapan kembali. Tidak seperti dahuhlu saat menangkap menang pertama kalian yang harus melalui pertempuran dan perkelahian yang dahsyat, sekarang kompani menggunakan siasat lain yang sangat licik untuk menangkap si pitung.
Kompaeni kemudian mulai menangap orang-orang terdekat si pitung. Pertama adalah orang tua si pitung, pak piun, dan abangnya, si kecil yang ditangkap  kompeni. Kemudian menyusul guru mengaji si pitung, haji naipin. Ketiganya kemudian disandera oleh kompeni. Haji naipin disiksa segalanya cara oleh kompeni. Untuk mengatakan kelemahan si pitung, hingga dia terpaksa mengatakan kelemahannya.
Kompeni. Yang telah metahui kelemahan si pitung sekarang besiap bertempur kembali. Pada suatu kesempatan kompani bisa memojokkan si pitung. Belanda yang tahu kelemahan si pitung kemudian melemparkan kelemahan si pitung, telur busuk, kepadanya. Si pitung hilang kesaktiannya karena telur-telur itu. Si pitung gugur dalam pertempuranitu. 
Begitulah awal dan akhir dari sepak terjang si pittung. Dia adalah pahlawan betawi yang membela rakyat dari ancaman dan tindasan Kompeni dan orang-orang tamak pada zamannya.

Salah Satu Kesalahan Blogger

Salah Satu Kesalahan Blogger . Apakah Anda setuju, bahwa sekecil apa pun kesalahan itu harus diluruskan? Baiklah, Anda setuju. Menurut saya juga ya, sama dengan Anda. Karena informasi yang salah akan menyesatkan dan sifatnya jalar-menjalar sampai ada yang meluruskan. Dan, yang bersedia meluruskannya akan mendapat pahala, heheh...! Masa, sih ! Ya, iya dong. Bukankah orang yang suka sengaja menyesatkan orang bertanya tentang alamat tempat juga nanti disesatkan Allah ketika dia naik haji? Misalnya, Si A bertanya mengenai alamat Petir ke arah mana dari tempat dia bertanya. Kemudian yang ditanya menjawab �Ke arah Selatan Pak� padahal seharusnya ke arah Barat. Niscaya dia akan disesatkan nanti di tanah suci ketika naik haji, banyak ko, ceritanya yang seperti itu ! Lalu apa sih, yang salah dari blogger itu, ko dari tadi muter-muter saja ?!!
Baiklah, ini sebenarnya kurang penting untuk dibicarakan kalau dilihat akan timbulnya salah paham di antara saya dan mereka. Jangan-jangan mereka yang merasa, mengatakan bahwa saya sombong dan sok tahu. Padahal sama sekali tidak bermaksud sombong. Yang jelas, saya meyakini hal itu sering terjadi pada blog pemula seperti saya. Nah, karena saya merasa pemula, maka saya merasa berkewajiban meluruskan sesama pemula agar tidak berkelanjutan, apalagi itu adanya di dunia maya yang semua orang bisa lihat dan belajar. 

Salah satu kesalahan blogger yang saya maksud adalah kesalahan yang kurang prinsip sebenarnya. Artinya bukan hal yang melanggar kebijakan kedumayan, itu hanya kesalahpahaman dari yang bersangkutan dalam menerapkan dan atau memberi nama gadget. Gadget yang dimaksud adalah STATISTIK BLOG yang menampilkan jumlah penayangan halaman blog. Gadget tersebut sejatinya adalah menampilkan jumlah halaman atau artikel atau postingan yang dilihat pengunjung. Oleh karena itu dalam bahasa Inggrisnya biasanya bernama �Page View�. Mau dibaca atau tidak, yang penting diklik, atau langsung dibuka dari google search, ordinal yang ditunjukkan gadget tersebut pasti berubah (bertambah). Sekalipun 1 orang pengunjung dalam satu waktu, jika melihat artikel kita sebanyak 5 kali, pasti statistik akan bertambah 5, walaupun artikel yang dilihat 5 kali itu, artikelnya itu-itu juga. Nah, kesalahannya adalah, mengapa banyak yang menulis judul gadget tersebut dengan judul : �ANDA PENGUNJUNG YANG KE....�. Seharusnya judul atau penamaan yang betul antara lain adalah bisa : page view, jumlah halaman dilihat, jumlah artikel yang dilihat, dll yang sejenis. Kenapa yang paling tepat menggunakan kata �dilihat�? Karena belum tentu artikel kita yang dibuka oleh pengunjung mutlak dibaca olehnya. Mungkin saja dia hanya membaca judulnya saja lantaran konten dan judul tersebut tidak cocok dengan yang dia cari. Itu saja sih, kesalahan blogger yang saya maksud. Mohon maaaaf dech, kepada yang merasa. Semoga bermanfaat.

Panorama Alam Pedesaan Sekitar Ciminyak Lebak

Alam Pedesaan Sekitar Ciminyak Lebak . Sebelumnya Saya pernah mendengar bahwa daerah Rangkas (Kabupate Lebak) merupakan salah satu daerah yang masih paling banyak menyediakan panorama alam yang alami dan cukup indah di Provinsi Banten. Walaupun Saya berasal dari Banten, terus terang untuk daerah Lebak Saya belum begitu banyak mengetahui kondisi yang sebenarnya. Karena yang sering Saya lihat terbatas pada kondisi wilayah kotanya. Oleh karena itu, pada suatu perjalanan menuju perkampungan di daerah Lebak tepatnya menuju Kampung Ciminyak, Saya sengaja dari rumah mempersandani diri dengan sebuah kamera digital. Niat hati adalah mengabadikan semua yang dilihat indah dalam perjalanan.
Perjalanan sampai/tiba di lokasi tepat jam 15.00. Karena tidak ada jalan masuk untuk mobil, maka mobil diparkir di depan Masjid Jami Daar Mutaqin Kampung Ciminyak tidak jauh dari rumah orang yang dituju. Diperkirakan urusan selesai dalam waktu 1 jam, namun karena orang yang dituju tidak ada di tempat, terpaksa kami harus menunggu sampai jam 20.00. 
Nah, selama menunggu tuan rumah datang dari perjalanan inilah Saya manfaatkan waktu untuk memperhatikan para santri bercengkrama sesamanya dan memasak, serta mengambil gambar panorama alam pedesaan sekitar Ciminyak. Gambar diambil dari depan Pondok Pesanten. Sebelumnya, sepanjang perjalanan saya juga banyak mengambil gambar yang dianggap indah membentuk suasana asri nan menyejukkan dipandang mata. Salah satunya adalah perkebunan kelapa sawit milik keluarga mantan presiden RI Soeharto (Mbak Tutut). Berikut ini beberapa gambar panorama yang dapat Saya upload selama perjalanan ke Ciminyak dan hasil penjepretan perjalanan yang sebelumnya (umumnya yang ada di Lebak Banten).
 
Panorama alam Pesesaan sekitar Ciminyak
Panorama alam Pesesaan sekitar Ciminyak
Perkebunan Sawit milik Mba Tutut, di sepanjang jalan menuju Ciminyak

Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak

Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak

Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak (Anak : Salsabila)

Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak
Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak
Pemandangan Pantai Sawarna Bayah Lebak
Demikian panorama alam yang indah umumnya di kabupaten Lebak Banten. Entah akan berubah seperti apa puluhan tahun yang akan datang. Semoga informasi ini bermanfaat.